Masalah Pencernaan (Digestive Problems)

Masalah Pencernaan

(article published in KenCan Magazine, 2010)

Ketika mengalami kesulitan pencernaan, biasanya ada hal-hal yang sulit dibahas yang dapat membuat kita menderita. Berikut ini informasi medis mutakhir tentang masalah gastrointestinal umum.

Apakah Kesulitan Mencerna itu?

Digestive_schemaIalah ketidaknyamanan yang datang berulang-ulang di bagian tengah atas dari perut. Gangguan ini mungkin terkait dengan kembung (sensasi gas di dalam perut), kram perut, dan bahkan reflux. Istilah medis untuk gejala ini adalah dyspepsia.

Apakah penyebab yang paling umum untuk masalah pencernaan ? :

1. “Lambung sensitif” = Dyspepsia bukan-tukak atau dyspepsia fungsional

DyspepsiaGejala kesulitan pencernaan tidak mengganggu namun dapat mempengaruhi kualitas hidup. Tes seperti gastroskopi (pemeriksaan endoskopik lambung) dan ultrasuara abdomen mungkin tidak dapat menunjukkan penyebab khusus dari gejala ini. Alasan untuk munculnya kesulitan pencernaan dalam kasus-kasus di atas adalah waktu makan tidak teratur dan jenis makanan tertentu.

2. Gastritis

GastritisMerupakan istilah yang sering digunakan oleh masyarakat umum untuk menjelaskan kesulitan pencernaan. Namun, sebenarnya definisi medis untuk gastritis lebih khusus pada peradangan dinding lambung yang dapat dilihat melalui gastroskopi. Beberapa penyebab gastritis adalah merokok, konsumsi alkohol, konsumsi aspirin atau penggunaan pereda nyeri yang
mengandung obat-obatan seperti aspirin, atau akibat infeksi bakteri tertentu yang dikenal dengan nama Helicobacter Pylori.

3. Helicobacter Pylori

H-pyloriMerupakan bakteri berbentuk spiral yang hidup di lambung. Gangguan ini dikenal berkaitan erat dengan gastritis, tukak lambung dan tukak usus, serta kanker lambung. Keluhan umum meliputi nyeri atau ketidaknyamanan (biasanya di perut bagian atas), kembung, merasa kenyang setelah makan, kurang selera makan, pusing, reflux. Gangguan ini dapat dideteksi lewat gastoskopi atau lewat tes pernafasan urea. Tindakan untuk mengatasinya meliputi pengobatan untuk mengurangi asam dengan kombinasi antibiotika selama seminggu

4. Tukak (lambung atau usus halus)

Gastric_ulcerDuodenal_ulcerSekitar 10% kasus kesulitan pencernaan mungkin disebabkan oleh tukak. Tukak merupakan luka dinding lambung atau usus halus (bagian awal dari usus kecil). Gangguan ini dapat ditemukan lewat gastroskopi dan harus diobati.

5. Reflux

RefluxMerupakan iritasi saluran penelanan (juga disebut esofagus) oleh asam yang mengalir dari lambung. Ketika otot di antara lambung dan esofagus tidak cukup kencang, asam lambung bisa mengalami reflux, atau mengalir kembali ke esofagus, yang menyebabkan kerusakan dinding esofagus. Beberapa orang dapat mengalami nyeri sensasi terbakar di jantung ketika
terjadi reflux. Beberapa orang tidak merasakan apa-apa. Gejala lainnya meliputi mulut terasa pahit atau asam, batuk di tengah malam, tenggorokan kering atau luka, kembung di pagi hari, atau asma yang memburuk. Tindakannya didasarkan pada obat-obatan yang mengurangi produksi asam dan diet serta perubahan gaya hidup.

 

Dalam edisi selanjutnya kami sajikan tentang batu empedu, kembung, konstipasi, polip, serta kolon. Kapan Anda harus mencari pertolongan mengenai masalah pencernaan?
Di sinilah jawabannya.

KenCan Common Digestive Problems

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>